<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>SUP baby</title>
	<atom:link href="http://renatasa.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://renatasa.com</link>
	<description>renatasa blog</description>
	<pubDate>Sun, 17 Aug 2008 00:26:48 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.2</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>17 Agustus 2008</title>
		<link>http://renatasa.com/2008/08/17/17-agustus-2008/</link>
		<comments>http://renatasa.com/2008/08/17/17-agustus-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Aug 2008 00:26:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>renatasa</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[negeriku bangasaku]]></category>

		<category><![CDATA[17 agustus 2008]]></category>

		<category><![CDATA[indonesia]]></category>

		<category><![CDATA[merdeka]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://renatasa.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Nggak kerasa udah 63 tahun Indonesia merdeka.
Hmm..
Udah banyak yang berubah, tetapi Indonesia masih masuk dalam kategori negara berkembang (miskin). Kenapa yah? Miskin kah Indonesia? nggak juga, hasil bumi begitu melimpah..  
Yah, kita sebagai rakyat kecil hanya bisa berharap pemerintah bisa memajukan negara kita tercinta ini  . Tapi sebagai rakyat kecil, kita tidak boleh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Nggak kerasa udah 63 tahun Indonesia merdeka.</p>
<p>Hmm..<br />
Udah banyak yang berubah, tetapi Indonesia masih masuk dalam kategori negara berkembang (miskin). Kenapa yah? Miskin kah Indonesia? nggak juga, hasil bumi begitu melimpah.. <img src='http://renatasa.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Yah, kita sebagai rakyat kecil hanya bisa berharap pemerintah bisa memajukan negara kita tercinta ini <img src='http://renatasa.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Tapi sebagai rakyat kecil, kita tidak boleh hanya berdiam diri saja. Kita juga harus memberi kontribusi kepada negara ini. Lakukan hal yang berguna mulai dari yang kecil, misal: disiplin, tidak melakukan tindakan yang mengganggu keamanan, hemat listrik, tidak membuang sampah sembarangan, hemat bbm, dan lain-lain. Yah, kecil tapi besar artinya jika semua orang indonesia melakukannya <img src='http://renatasa.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>MERDEKA!!!</p>
<p>salam,</p>
<p>renatasa</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://renatasa.com/2008/08/17/17-agustus-2008/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kampanye dimulai&#8230;.</title>
		<link>http://renatasa.com/2008/07/23/kampanye-dimulai/</link>
		<comments>http://renatasa.com/2008/07/23/kampanye-dimulai/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Jul 2008 16:34:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>renatasa</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[negeriku bangasaku]]></category>

		<category><![CDATA[demokrasi]]></category>

		<category><![CDATA[indonesia]]></category>

		<category><![CDATA[kampanye]]></category>

		<category><![CDATA[pemilu]]></category>

		<category><![CDATA[perubahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://renatasa.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Hmm&#8230; 
Setelah diumumkannya partai2x yang lolos beberapa minggu lalu, bendera2x mulai marak dikibarkan.
Ibarat pepatah, ada gula ada semut. Ya, dimana banyak orang, di situ bendera berbagai partai dikibarkan. Terminal, jalan2x protokol, pasar, perempatan, lampu merah, de el el..
Rena bingung, kenapa malah semakin banyak partai di Indonesia&#8230; Akan kah mereka seperti buih dilautan? Membingungkan memang&#8230; 
Bahkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hmm&#8230; </p>
<p>Setelah diumumkannya partai2x yang lolos beberapa minggu lalu, bendera2x mulai marak dikibarkan.</p>
<p>Ibarat pepatah, ada gula ada semut. Ya, dimana banyak orang, di situ bendera berbagai partai dikibarkan. Terminal, jalan2x protokol, pasar, perempatan, lampu merah, de el el..</p>
<p>Rena bingung, kenapa malah semakin banyak partai di Indonesia&#8230; Akan kah mereka seperti buih dilautan? Membingungkan memang&#8230; </p>
<p>Bahkan Rena pernah dengar, ada yang mendirikan partai karena &#8216;tidak ada&#8217; partai yang sesuai dengan aspirasi mereka. Apa memang benar demikian? apa benar hanya  dengan pemikiran ratusan atau ribuan anggota bisa menampung aspirasi lebih dari 200juta rakyat Indonesia? </p>
<p><span id="more-9"></span></p>
<p>Tidak kah mereka berfikir dengan jernih untuk melebur dan membentuk sapu? bukan menjadi lidi yang mudah dipatahkan? </p>
<p>Lupa kah mereka dengan sila ke empat panca sila? musyawarah untuk mufakat? mengesampikan kepentingan golongan?</p>
<p>Tidak ingat kah mereka dengan pengalaman pemilu tahun lalu? ada partai yang hanya mendapatkan ribuan suara saja? (kalo nggak salah 3ribu, atau 30rb yah? lupa rena)</p>
<p>Tidak kah mereka berfikir berapa uang rakyat yang harus dikeluarkan untuk membiayai kampanye?</p>
<p>Benarkah negara demokrasi harus seperti ini?</p>
<p>Sigghh&#8230; <img src='http://renatasa.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Rakyat hanya bisa melihat uang mereka di hambur2xkan.<br />
Rakyat ingin menjerit&#8230; Tapi siapa yang mendengar?<br />
Rakyat hanya ingin perubahan riill, bukan ucapan atau tulisan.</p>
<p>salam, </p>
<p>renatasa</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://renatasa.com/2008/07/23/kampanye-dimulai/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mengamati Perekonomian Uki - Cawang</title>
		<link>http://renatasa.com/2008/06/29/mengamati-perekonomian-uki-cawang/</link>
		<comments>http://renatasa.com/2008/06/29/mengamati-perekonomian-uki-cawang/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Jun 2008 13:17:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>renatasa</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[negeriku bangasaku]]></category>

		<category><![CDATA[Cawang]]></category>

		<category><![CDATA[Perekonomian]]></category>

		<category><![CDATA[Uki]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://renatasa.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[Yup&#8230;
Puluhan ribu atau mungkin sampai ratusan ribu orang berlalu lalang di kawasan ini setiap harinya, uki - cawang.
Sudah sejak lama kawasan ini menjadi tempat &#8217;singah&#8217; dari jakarta ke kota lain, atau dari kota lain ke jakarta. Sebutlah bogor, bandung, sukabumi, dan lainnya. 
Karena begitu banyaknya orang yang berlalu lalang di kawasan ini, maka terbentuklah roda [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Yup&#8230;</p>
<p>Puluhan ribu atau mungkin sampai ratusan ribu orang berlalu lalang di kawasan ini setiap harinya, uki - cawang.</p>
<p>Sudah sejak lama kawasan ini menjadi tempat &#8217;singah&#8217; dari jakarta ke kota lain, atau dari kota lain ke jakarta. Sebutlah bogor, bandung, sukabumi, dan lainnya. </p>
<p>Karena begitu banyaknya orang yang berlalu lalang di kawasan ini, maka terbentuklah roda perekonomian yang tidak sedikit jumlahnya. Mari kita lihat siapa saja yang mengeluarkan dan mendapatkan uang di sekitar kawasan ini:<br />
<span id="more-8"></span></p>
<ul>
<li>Penumpang angkutan umum</li>
<p>Termasuk didalamnya karyawan, pendatang, dan lain sebagainya. Berapa uang yang berputar setiap harinya dari ongkos yang mereka keluarkan? wow&#8230;</p>
<li>Angkutan umum dan atributnya</li>
<p>Pemilik angkutan, supir, kernet, dll. Yah, banyak yang berlalu lalang berarti banyak yang membutuhkan jasa angkutan.</p>
<li>Ojek</li>
<p>Nggak semua tempat dilalui angkutan umum, dan nggak semua orang mau berlama2x menunggu angkutan umum. Faktor inilah yang menjadi peluang untuk mengais rejeki.</p>
<li>Pedagang, Pengamen, Pedagang Asongan, dan Pengemis</li>
<p>Pemandangan umum yang terjadi di negara kita. Mereka mencoba mengais uang di tengah kerasnya kehidupan.</p>
<li>Pemungut Liar Angkutan Umum</li>
<p>Well, ini mungkin salah satu sisi gelap di negeri kita. Yah, mereka meminta uang dari angkutan umum dengan kedok &#8216;mendapatkan penumpang&#8217;. Begitu sedih melihat angkutan umum yang harus mengeluarkan uang &#8216;keamanan&#8217; untuk mereka. Entah sudah berapa kali rena mendengar keluhan sopir/kernet tentang kelakuan mereka. <br />
&#8220;uang lagi.. uang lagi&#8230;&#8221;<br />
&#8220;udah segitu..&#8221;<br />
&#8220;kosong nih, penumpang dikit&#8221;<br />
&#8220;&#8230;&#8230;..&#8221;<br />
Yah, itulah beberapa kata yang bisa terlontar dari mulut mereka&#8230;<br />
Polisi pun seolah2x tutup mata dengan keadaan ini.. <img src='http://renatasa.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':sad:' class='wp-smiley' /> (mereka mendapat jatah kali yah..)</p>
<li>Pemungut Liar Lainnya</li>
<p>Pedangan, pengemis, dan lain sebagainya. Sigh&#8230; mereka nggak luput dari tangan-tangan pemungut liar.</p>
<li>Dan lain sebagainya</li>
</ul>
<p>Hmm.. setidaknya beberapa yang telah disebutkan diatas telah mewakili dari perputaran ekonomi di Uki - Cawang. </p>
<p>Salam,</p>
<p>renatasa</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://renatasa.com/2008/06/29/mengamati-perekonomian-uki-cawang/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Browser Opera Baru 9.50</title>
		<link>http://renatasa.com/2008/06/19/browser-opera-baru-950/</link>
		<comments>http://renatasa.com/2008/06/19/browser-opera-baru-950/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Jun 2008 23:01:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>renatasa</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[teknologi komputer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://renatasa.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Wah&#8230;
Dua browser tandingan IE udah pada diluncurkan. Opera dengan versi 9.5-nya dan Firefox dengan versi 3-nya.
Hmm&#8230; kebetulan renatasa lebih senang dengan Opera, jadi cuman donlod yang opera aja deh. Tampilannya banyak yang berubah. Salah satu fitur yang rena sukai di Opera adalah &#8216;Speed Dial&#8217;-nya. &#8216;Speed Dial&#8217; itu sama fungsinya dengan bookmark, tapi lengkap dengan tampilan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Wah&#8230;</p>
<p>Dua browser tandingan IE udah pada diluncurkan. Opera dengan versi 9.5-nya dan Firefox dengan versi 3-nya.</p>
<p>Hmm&#8230; kebetulan renatasa lebih senang dengan Opera, jadi cuman donlod yang opera aja deh. Tampilannya banyak yang berubah. Salah satu fitur yang rena sukai di Opera adalah &#8216;Speed Dial&#8217;-nya. &#8216;Speed Dial&#8217; itu sama fungsinya dengan bookmark, tapi lengkap dengan tampilan screen shoot webnya dan ditempatkan khusus di-blank page (kalo fitur ini diaktifkan loh.. :p ).</p>
<p>Kalo mau nyobain Opera langsung aja donlod di:<br />
<a href="http://www.opera.com/download/">http://www.opera.com/download/</a></p>
<p>salam,</p>
<p>renatasa</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://renatasa.com/2008/06/19/browser-opera-baru-950/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Trotoarku Malang&#8230;</title>
		<link>http://renatasa.com/2008/06/10/trotoarku-malang/</link>
		<comments>http://renatasa.com/2008/06/10/trotoarku-malang/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Jun 2008 23:13:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>renatasa</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[negeriku bangasaku]]></category>

		<category><![CDATA[Malang]]></category>

		<category><![CDATA[Trotoarku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://renatasa.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[.
Seperti sudah menjadi rutinitas tahunan menggali dan &#8216;kelupaan&#8217; ngebenerin trotoar.
Yah, selalu ada saja kerjaan menggali trotoar tiap tahunnya. Entah apa aja yang mereka tanam, fiber optic lah, kabellah, inilah, itulah, dll..
Kalo udah ada pekerjaan itu, setidaknya ada beberapa hal yang selalu terjadi:

Macet
Becek setelah hujan
&#8216;Kelupaan&#8217; ngebenerin trotoar kembali


Hmm.. yang terakhirlah yang paling menjengkelkan. Mereka seperti lupa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>.</p>
<p>Seperti sudah menjadi rutinitas tahunan menggali dan &#8216;kelupaan&#8217; ngebenerin trotoar.</p>
<p>Yah, selalu ada saja kerjaan menggali trotoar tiap tahunnya. Entah apa aja yang mereka tanam, fiber optic lah, kabellah, inilah, itulah, dll..</p>
<p>Kalo udah ada pekerjaan itu, setidaknya ada beberapa hal yang selalu terjadi:</p>
<ol>
<li>Macet</li>
<li>Becek setelah hujan</li>
<li>&#8216;Kelupaan&#8217; ngebenerin trotoar kembali</li>
</ol>
<p><span id="more-6"></span><br />
Hmm.. yang terakhirlah yang paling menjengkelkan. Mereka seperti lupa memperbaiki trotoar seperti semula. Akibatnya trotoar tersebut menjadi nggak enak diliahat dan risih digunakan. Debu dikala kering, becek setelah hujan. Yang paling parah adalah pejalan kaki menjadi enggan melewatinya, dan trotoar tersebut menjadi seperti sampah.</p>
<p>Kejadian ini terus menerus berulang dari waktu ke waktu&#8230; Renatasa ingin menganalisa kenapa sih hal ini terjadi?</p>
<ol>
<li>Karena kecapaian, jadi kontraktor (<strong>pura-pura</strong>) lupa memperbaikinya</li>
<li>Kontraktor tidak memperbaiki seperti sediakala demi untuk kemudahan kalo ada penggalian selanjutnya (irit biaya, dan untung sama untung)</li>
<li>Karena tradisi di Indonesia adalah membagi-bagi uang projek di awal, jadi Kontraktor kelupaan menghitung biaya yang diperlukan untuk memperbaiki trotoar</li>
</ol>
<p>Menurut rena, itulah yang terjadi&#8230; <img src='http://renatasa.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /><br />
Trotoar (yang catatannya lebih sering digunakan orang menengah ke bawah) selalu saja menjadi korban kebiadaban orang2x yang (<strong>sok</strong>) beradab. Sigh&#8230;</p>
<p>Akankah ini terus terjadi?<br />
Mungkin kah orang2x yang (<strong>sok</strong>) beradab itu sadar arti pentingnya memperbaiki trotoar seperti sedia kala?</p>
<blockquote><p>Jangan biarkan trotoar itu menangis!</p></blockquote>
<p>salam,</p>
<p>renatasa</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://renatasa.com/2008/06/10/trotoarku-malang/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Dampak BBM Naik</title>
		<link>http://renatasa.com/2008/06/01/dampak-bbm-naik/</link>
		<comments>http://renatasa.com/2008/06/01/dampak-bbm-naik/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Jun 2008 01:48:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>renatasa</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[negeriku bangasaku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://renatasa.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[hmm&#8230;
Udah seminggu bbm naik, banyak juga peristiwa dan kejadian menarik. Di berbagai daerah, masih terdengar aksi unjuk rasa mengenai BBM. Ada aksi damai sampai yang berakhir dengan kekerasan. Renatasa pengen ngungkapin sedikit unek2x tentang yang satu ini..
Kenapa sih BBM mesti naik?
Kalo di pikir2x secara simple, kita kan negara penghasil dan pengekspor minyak. Trus kenapa pemerintah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>hmm&#8230;</p>
<p>Udah seminggu bbm naik, banyak juga peristiwa dan kejadian menarik. Di berbagai daerah, masih terdengar aksi unjuk rasa mengenai BBM. Ada aksi damai sampai yang berakhir dengan kekerasan. Renatasa pengen ngungkapin sedikit unek2x tentang yang satu ini..</p>
<p><strong>Kenapa sih BBM mesti naik?</strong></p>
<blockquote><p>Kalo di pikir2x secara simple, kita kan negara penghasil dan pengekspor minyak. Trus kenapa pemerintah bilang RUGI? Well, pertanyaan seperti itu dah sering dilontarkan. Emg bener sih, kalo dipikir2x seharusnya kita nggak kena imbas rugi dengan naiknnya harga minyak dunia. Malah bisa ikut tambah devisa dong..</p>
<p>Hmm.. bukannya renatasa pro pemerintah loh.. tapi coba kita ubah cara pikir simple kita menjadi cara pikir yang lebih logis. Salah satu pemasukan dana pemerintah adalah dengan selisih jual beli minyak. Apa artinya? Misal, pemerintah menjual minyak kualitas A dengan harga 100, kemudian membeli minyak Kualitas B dengan harga 80. Yup, dari situ lah pemerintah ambil untung. Kalo harga jual beli terus naik, dan harga jual ke masyarakat tetap rendah, pemerintah butuh dana lebih banyak untuk menutupinya. Trus kenapa nggak berhenti aja ngejual BBM dan mengunakan produksi sendiri? Hmm.. kayaknya udah ada kontrak yang nggak bisa di langgar begitu aja kali yah&#8230;</p>
<p>Denger2x sekarang indonesia mau keluar dari negara penghasil minyak, salah satu penyebabnya karena hasil minyak terus menurun dari tahun ketahun.. Sedangkan kebutuhan nggak pernah menurun..<br />
Nah loh..</p></blockquote>
<p><span id="more-5"></span></p>
<p><strong>Apa sih ruginya dengan naiknya harga BBM?</strong></p>
<blockquote><p>Wah.. kalo yang ini siih udah jelas banget. Dampaknya kemana2x. Harga barang2x mulai naik, tapi penghasilan nggak ikut naek. Kalo ngebicarain dampak ruginya sih udah banyak yang ngebahas, mending bahas yang laen aja yuk&#8230;</p></blockquote>
<p><strong>Adakah keuntungan yang kita peroleh dari naiknya BBM?</strong></p>
<blockquote><p>Uhhmm&#8230; kalo yang ini sih kayak ngebahas keuntungan ditengah kerugian&#8230; tapi apa salahnya kita bahas sedikit, mana tau ada sisi baik dibalik ini.</p>
<ul>
<li>Pernah keterminal bogor baranang siang?<br />
  Pernah diberlalukan restribusi penumpang sebesar Rp. 200,-. Yup, memang kecil, tapi pelaksanaannya jauh dari yang diharapkan. <strong>KORUPSI!!!</strong> . Minggu-minggu pertama  berlangsung dengan baik, tapi selanjutnya mulai terjadi penyalahgunaan wewenang. Apa saja sih kecurangan yang dilakukan petugas? </p>
<ol>
<li>Pertama nggak ngasih karcis bukti bayar, jadi petugas bisa nilep tu uang. </li>
<li>Kedua mereka sering ngambil lebih! jadi kalo kita bawa uang cukup gede, biasanya di tarik sampe Rp. 500,-. DUH!</li>
<li>Ketiga mereka terang2xan ngambil duit restribusi buat beli rokok. </li>
<li>dan lain lain..</li>
</ol>
<p>Setidaknya tiap hari bisa ilang ratusan ribu.. Kecil2x dah brani korupsi, gimana kalo dah gede yah? Kalo yang kecil korupsinya segini, yang gede gmn tuh?<br />
Setiap rena lewat situ dan bayar pake uang rada gede, rena plototin aja sampe dibalikin semua.</p>
<p>Syukurlah pas BBM naek, restribusi penumpang ditiadakan.. Yah, paling nggak pemandangan yang menjengkelkan bisa ilang satu&#8230;
  </li>
<li>Asap makin dikit<br />
Ngerasa nggak ngerasa, asap yang di produksi kendaraan bermotor berkurang (dikit sih..). Yah, setidaknya untuk sebulan ini.. Fenomena naek angkutan umum (bis, kreta, de el el) makin merambah.
</li>
<li>BBM alternatif?<br />
Kayaknya ini yang harus mulai dilirik.. Biodiesel misalnya, dengan teknologi ini bisa irit minimal 10% (kalo yang pernah rena baca bisa hemat 2000an per-liternya) + lebih ramah lingkungan.
</li>
<li>De el el
</li>
</ul>
</blockquote>
<p>Dah dulu yah.. kayaknya segitu aja. Sampe ketemu di topik yang laen..</p>
<p>salam,</p>
<p>renatasa</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://renatasa.com/2008/06/01/dampak-bbm-naik/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Welcome to my blog ^^</title>
		<link>http://renatasa.com/2008/05/30/welcome-to-my-blog-_/</link>
		<comments>http://renatasa.com/2008/05/30/welcome-to-my-blog-_/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 May 2008 23:59:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>renatasa</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[my life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://renatasa.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Posting pertama nih&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.
hehe&#8230;.
met browsing2x aja deh..
salam,
renatasa
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Posting pertama nih&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.<br />
hehe&#8230;.<br />
met browsing2x aja deh..</p>
<p>salam,</p>
<p>renatasa</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://renatasa.com/2008/05/30/welcome-to-my-blog-_/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
